Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Januari 2017

Unknown

Rumus Prisma Segitiga dan Contoh Soalnya

Rumus Prisma Segitiga dan contoh soal - Pengertian prisma adalah bangun matematika yang memiliki kombinasi sisi berbeda pada beberapa bagian. Pada sisi tegak, bangun ini memiliki sisi persegi panjang dengan ukuran yang sama. Namun, pada bagian permukaan atas dan bawah terdapat sisi segitiga yang juga memiliki ukuran sama. Bangun ini juga memiliki beberapa elemen sisi penting yang menjadikan seluruh bagian terlihat lebih baik. Beberapa bagian penting dari bangun matematika ini seperti sisi persegi panjang, sisi segi tiga, dan rusuk atau sering disebut juga dengan tinggi. Beberapa bagian dari bangun yang sejajar pada prisma disebut dengan alas bawah dan atas. Ada banyak jenis prisma yang bisa dikenali seperti prisma segitiga, prisma segi empat, prisma segi enam, dan lainnya. Masing-masing dari jenis prisma ini juga memiliki perhitungan yang berbeda. Awas jangan sampai tertukar dengan Limas segitiga karena bentuk dan karakteristiknya berbeda.



Bangun ruang ini juga memiliki titik sudut yang disesuaikan dengan jenisnya. Masing-masing sudut biasanya didapat dengan dua kali dari jenis prisma. Bagian dari bangun ini juga melibatkan alas dan tutup yang berbentuk segi tiga dan tinggi yang melibatkan persegi panjang. Penjelasan tentang bagian penting dari prisma ini seperti:

  1. Bangun matematika ini memiliki beberapa sisi dengan jenis berbeda. Pada alas dan tutup akan berbentuk segitiga dan pada sisi tinggi memiliki bentuk persegi panjang.
  2. Ukuran dari masing-masing jenis sisi ini juga sama dan pada bagian persegi panjang juga digunakan sebagai perhitungan tinggi.
  3. Jumlah titik sudut yang diberikan pada prisma ini akan disesuaikan dengan jenis seluruh bagian bangun ruang.

Elemen bagian dari bangun prisma ini juga bisa dilihat dari gambar yang memiliki banyak rincian. Pada gambar prisma kita akan mendapatkan;

1. Titik sudut prisma
2. Bidang atas prisma
3. Bidang alas prisma
4. Sisi-sisi tegak prisma
5. Rusuk-rusuk sisi atas prisma
6. Rusuk-rusuk sisi alas prisma
7. Rusuk-rusuk tegak prima
8. Rusuk tegak yang memiliki ukuran sama dengan tinggi prisma

Rumus Volume, Luas, dan Keliling Prisma

Sebagai bagian dari bangun matematika berbentuk 3D, prisma juga memiliki perhitungan rumus yang digunakan untuk mencari volume dan luas. Namun, bangun ini tidak memiliki perhitungan untuk mencari keliling dari seluruh bagian. Untuk menentukan rumus ini akan melibatkan luas alas dan tinggi. Apalagi masing-masing dari bagian bangun ruang ini memiliki jenis sisi yang berbeda.

Untuk mencari luas dari prisma, kita akan menggunakan luas alas, keliling dari alas dan tinggi dari bangun ini. Sehingga kita akan mendapatkan rumus luas prisma adalah

L = 2.Luas Alas + Keliling Alas.t

Untuk mencari volume dari prisma, kita akan melibatkan luas dari alas dan tinggi. Sehingga rumus untuk mencari volume dari prisma adalah

V = Luas alas . tinggi

Contoh Soal Rumus Prisma

Sebaiknya kita mencoba langsung untuk menggunakan rumus dari prisma ini untuk mencari luas dan volume. Beberapa contoh soal yang bisa digunakan seperti:

1. Sebuah bangun ruang berbentuk prisma segitiga memiliki volume 400 cm3 dan luas pada bagian alas 50 cm². Hitunglah tinggi dari bangun matematika ini dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan.

Jawaban:
Untuk mencari tinggi dari bangun ruang ini kita akan menggunakan rumus volume dengan
V = Luas alas x tinggi, menjadi
400 = 50 x tinggi
Tinggi = 400/50
Tinggi = 8
Jadi tinggi dari bangun prisma ini adalah 8 cm.
Read More
Unknown

Rumus Lingkaran dalam Geometri dan Contoh Soal

Rumus lingkaran dan contoh soal - Lingkaran adalah salah satu dari bangun datar 2D yang memiliki titik tak terhingga. Lingkaran adalah bangun datar yang tidak memiliki sisi dan berbeda dibandingkan dengan bangun datar lainnya. Namun, bangun datar ini juga memiliki rumus untuk menghitung luas dan keliling. Pada lingkaran terdapat beberapa bagian yang merupakan elemen penting pembentuk dari bangun datar ini. bagian penting yang berasal dari lingkaran ini terdiri dari Titik Pusat, Jari-jari, Busur, Keliling lingkaran, Diameter dan lainnya. Dalam bentuk geometri, lingkaran juga bisa disebut dengan bangun datar yang memiliki banyak titik dan bidang dengan jarak tertentu.



Penjelasan penting dari bagian lingkaran terdiri dari:

  1. Lingkaran memiliki titik pusat (P). Titik ini merupakan bagian tengah dari lingkaran. Jarak antara titik pusat dengan bagian titik lainnya tetap sama. Titik ini juga mempengaruhi bentuk lingkaran secara menyeluruh.
  2. Jari-jari lingkaran (r). Jari-jari adalah garis lurus yang menghubungkan antara titik pusat dengan bagian terluar dari lingkaran. Jari-jari ini juga sering disebut sebagai potongan busur yang memiliki ukuran sama. Sehingga bila digabungkan seluruh bagin dari potongan ini akan membentuk lingkaran.
  3. Busur (b). Ini adalah bagian lengkung yang bisa dalam kondisi terbuka dan tertutup dan berhimpit pada bagian lingkaran.
  4. Keliling lingkaran (k). Ini adalah bagian dari titik terpanjang dalam lingkaran.
  5. Diameter (d). Ini adalah bagian dari lingkaran yang merupakan tali busur terbesar. Bagian ini memiliki ukuran yang cukup panjang dengan perhitungan 2 kali jari-jari.

Pada lingkaran terdapat rumus yang digunakan untuk menghitung luas dan keliling. Masing-masing dari rumus ini juga melibatkan elemen pembentuk lingkaran itu. Kita bisa menghitung luas lingkaran dengan menggunakan potongan sebagai bagian dari elemen yang bisa disusun ulang dan memiliki ukuran yang sama.

Rumus Luas dan Keliling Lingkaran

Perhitungan rumus luas dan keliling dari lingkaran akan menggunakan beberapa elemen penting dengan detail yang berbeda. Selain itu, perhitungan ini juga disesuaikan dengan bagian gambar lingkaran dengan potongan elemen. Untuk menghitung luas dan keliling bagian lingkaran ini kita akan menggunakan phi sebagai acuan dasar.

Rumus yang digunakan untuk menghitung luas pada lingkaran akan melibatkan jari-jari lingkaran dan phi. Perhitungan phi adalah 3,14 atau bisa juga menggunakan 22/7. Sehingga rumus luas lingkaran yang bisa digunakan adalah
Luas = π x r².

Untuk menghitung keliling lingkaran akan melibatkan phi dan diameter. Ukuran diameter sama dengan 2 kali dari jari-jari. Sehingga rumus yang digunakan untuk mencari keliling lingkaran adalah
Keliling = π x d

Contoh Soal Rumus Lingkaran

Untuk menggunakan rumus dari lingkaran akan dicoba untuk menyelesaikan soal berikut ini:

Soal Luas Lingkaran
1. Sebuah bangun datar lingkaran memiliki jari-jari 10 centimeter. Hitunglah luas keliling lingkaran itu dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan.

Jawaban:
Diketahui jari-jari (r) = 10 cm dan π = 22/7
Maka: Luas lingkaran adalah = 2 x π x r = 2 x 22/7 x 10 = 62,8 cm²
Jadi, luas dari lingkaran itu adalah 62,8 cm²

Soal 2 Keliling Lingkaran
2. Sebuah lingkaran memiliki diameter 30 centimer. Hitung keliling dari lingkaran ini dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan.

Jawaban:
Diketahui diamter (d) = 30 cm dan π = 22/7
Maka: Keliling lingkaran adalah π x d = 3,14 x 30 = 94,2 cm
Jadi, keliling lingkaran itu adalah 94,2 cm
Read More

Senin, 16 Januari 2017

Unknown

Rumus Limas Segi Tiga dan Contoh Soalnya

Rumus limas segi tiga dan contoh soal - Limas segi tiga merupakan bagian dari ruang lingkup geometri yang memiliki beberapa sisi. Beberapa bagian dari sisi segi tiga pada limas ini memiliki ukuran yang sama dan melibatkan ukuran rusuk. Selain itu, pada alas limas ini juga memiliki bentuk segitiga. Bangun ruang ini sebenarnya hampir sama dengan bentuk pada limas lainnya. Namun, sisi yang membentuk segitiga dan ukuran pada luas permukaan memberikan perbedaan yang bisa anda lihat. Apalagi bangun ruang seperti ini memiliki ciri-ciri yang bisa dilihat melalui gambar limas segi tiga seperti ini.

Gambar Limas Segi tiga


Ciri-ciri dari limas segi tiga yang harus anda ketahui terdiri dari:

1. Bangun ruang ini memiliki alas yang berbentuk segitiga dengan ukuran tertentu. Alas pada bangun ruang ini juga tersambung dengan baik melalui bagian dari tepi sisi lainnya.
2. Limas segi tiga ini memiliki 4 bidang sisi yang terdiri dari alas dari bangun ruang, dan tiga sisi yang berdiri tegak.
3. Pada bangun ruang ini terdapat 6 buah rusuk yang saling terintegrasi satu dengan lainnya. Masing-masing rusuk ini juga memiliki ukuran yang sama.
4. Melalui gambar pada limas segi tiga ini, anda bisa melihat bahwa bangun ruang ini memiliki 4 titik sudut yang saling berkaitan.

Rumus Volume, Luas dan Keliling Limas segi tiga

Sama seperti bangun ruang lainnya, limas segi tiga memiliki rumus yang menghitung volume dan luas. Namun, bangun ruang ini tidak memiliki rumus yang menghitung keliling dari seluruh bagian. Rumus luas pada bangun ruang ini juga terdiri dari dua bagian yaitu rumus untuk mencari luas alas dan rumus untuk mencari luas permukaan.

Rumus volume pada limas segi tiga ini mencakup ukuran panjang, lebar dan tinggi. Sehingga kita akan mendapatkan rumus volume dengan
V = 1/3 x (1/2 x Panjang x Lebar ) x Tinggi

Untuk mencari luas alas pada limas segi tiga dibutuhkan perhitungan alas dan tinggi. Sehingga kita akan mendapatkan rumus alas limas segi tiga dengan
Luas Alas = 1/2 x a x t

Untuk menghitung luas permukaan pada bangun ruang ini akan melibatkan luas alas dan seluruh luas sisi tegak yang dimiliki. Sehingga rumus yang didapat adalah:
Luas permukaan = Luas alas + Jumlah luas seluruh sisi tegak


Seluruh bagian rumus ini bisa digunakan untuk mencari berbagai elemen yang berkaitan dengan limas segi tiga. Masing-masing dari bagian elemen rumus ini juga memiliki perhitungan seperti luas alas dan jumlah seluruh bagian dari sisi tegak bangun ruang.

Baca juga: Penjelasan rumus segi lima

Contoh Soal Rumus Lima segi tiga

Untuk menggunakan rumus limas segi tiga ini, mari kita coba untuk menghitung melalui contoh soal berikut:

Soal
Sebuah bangun ruang berbentuk limas segi tiga memiliki panjang 6 cm dan lebar 4 centimeter. Bila bangun ruang itu memiliki tinggi 10 centimeter, maka hitunglah volumenya berdasarkan rumus yang telah ditentukan.

Jawaban:
Diketahui panjang 6 cm, lebar 4 cm dan tinggi 10 cm
Maka dengan rumus yang digunakan akan menjadi:

V = 1/3 x (1/2 x Panjang x Lebar ) x Tinggi
V = 1/3 x (1/2 x 6 x 4 ) x 10
V = 1/3 x (12) x 10
V = 1/3 x 100
V = 40 cm³

Jadi volume dari bangun ruang ini adalah 40 cm³.
Read More

Rabu, 21 Desember 2016

Unknown

Rumus Limas segi lima dan contoh soal

Limas segi lima adalah salah satu dari macam-macam Geometri yang memiliki ragam sisi. Limas sendiri merupakan bangun ruang yang dibatasi oleh beberapa sisi segi dan berbagai segitiga yang memiliki titik puncak yang sama. Masing-masing dari sisi yang berada di bagian limas ini berbentuk segitiga dengan tinggi yang sama. Selain itu, alas dari limas ini berbentuk bangun datar segi lima dengan ukuran yang juga disesuaikan melalui titik pada sisi segitiga. Sama seperti bangun ruang lainnya, limas segi lima memiliki beberapa unsur penting. Unsur dari bangun ruang ini terdiri dari titik sudut, rusuk yang juga merupakan tinggi dan bidang sisi berbentuk segitiga. Masing-masing dari unsur ini memiliki keterkaitan satu dengan lainnya.

Gambar Limas segi lima


Limas segi lima sangat berbeda dibandingkan dengan bangun ruang limas lainnya. Hal ini dikarenakan bentuk dari alas juga berbeda. Pada bangun ruang ini terdiri dari bangun datar berbentuk segi lima dengan ukuran yang sama. Sehingga pada titik dari bagian bangun ruang ini akan tersambung di bagian titik puncak yang juga menjadi tinggi dari bangun ruang.

Untuk mendapatkan definisi yang lebih rinci lagi, perhatikan juga gambar limas segi lima yang telah disediakan. Gambar ini memberikan rujukan penting dan deskripsi tentang ciri-ciri dari limas segi lima.

Beberapa ciri limas segi lima yang harus anda ketahui seperti:
1. Bidang atas merupakan sebuah titik yang berbentuk lancip dan menggabungkan banyak sisi.
2. Pada bagian bawah ini terdapat bangun datar yang memiliki bentuk segi lima.
3. Bidang tegak pada bangun ruang ini berbentuk segitiga yang memiliki ukuran sama.
4. Bangun ruang ini memiliki 6 titik sudut, 6 bidang sisi, 5 sisi tegak, dan 5 rusuk alas. Untuk mendapatkan penjelasan yang lebih rinci perhatikan gambar limas segi lima.

Rumus Volume, Luas dan Keliling Lima segi lima

Rumus yang dimiliki bangun ruang ini terdiri dari rumus untuk mencari volume dan luas permukaan. Untuk mencari luas permukaan akan melibatkan sisi tegak dan alas yang berbentuk bangun datar. Sehingga rumus luas permukaan dari limas segi lima ini adalah
Jumlah luas sisi tegak + luas alas

Untuk mencari volume dari limas segi lima telah ditentukan rumus yang melibatkan kubus yang telah dibelah menjadi enam bagian berbentuk limas yang kongruen. Sehingga rumus volume limas segi lima adalah
V = 1/3 x luas alas x tinggi

Limas segi lima tidak memiliki rumus yang menghitung keliling bangun ruang. Sehingga kita hanya bisa menggunakan kedua rumus ini untuk menghitung bagian dari luas permukaan dan volume dari bangun ruang ini.

Contoh Soal Rumus limas segi lima

Untuk menggunakan rumus dari limas segi lima, kita akan mencoba untuk menyelesaikan contoh soal.

Contoh:
Sebuah limas segi lima memiliki tinggi 60 centimeter dan luas alas dengan 200 centimeter kubik. Hitunglah volume dari limas dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan.

Jawaban:
Diketahui tinggi bangun ruang limas ini adalah 60 cm dan luas alas 200 centimeter kubik. Kita aka menggunakan rumus volume dari limas segi lima. Sehingga menjadi:
V = 1/3 x luas alas x tinggi = 1/3 x 200 x 60 = 4000 cm³.
Jadi volume dari bangun ruang limas segi lima ini adalah 4000 cm³.

Nantikan update pendidikan matematika selanjutnya hanya di kuismatematika.info.
Read More

Senin, 19 Desember 2016

Unknown

Cara Menghitung Rumus Balok dan Contoh Soalnya

Penjelasan rumus balok dan contoh soal - Macam-macam bangun ruang terdiri dari kubus, balok, prisma segitiga, limas, tabung, kerucut, dan bola. Masing-masing dari bangun ruang ini memiliki perhitungan sendiri. Salah satu bangun ruang yang akan dibahas adalah balok. Bangun ruang ini memiliki bentuk persegi panjang. Namun, pada kedua ujung dari bangun ruang ini berbentuk persegi. Balok sendiri memiliki beberapa sisi yang berukuran sama. Jumlah sisi yang dimiliki balok terdiri dari 2 sisi bagian depan dan belakang, 2 sisi pada bagian atas dan bawah, dan 2 sisi pada ujung kiri dan kanan yang berbentuk persegi. Untuk memudahkan pemahaman tentang sisi dari balok ini, anda bisa memperhatikan gambar bangun ruang ini yang terdiri dari beberapa titik.

Gambar balok


Pada gambar balok yang biasanya diberikan terdiri dari beberapa titik seperti A, B, C, D, E, F, G, H. Untuk memudahkan pemahaman dari titik ini, gambar dari balok ini akan memiliki bayangan berupa garis putus-putus untuk memudahkan bagian dari depan dan bagian sisis. Seluruh titik yang mewakili bagian dari balok ini akan membentuk sisi yang memiliki perhitungan dan ukuran sama. Balok ini memiliki 4 sisi persegi panjang dan 2 sisi persegi.

Bagian sisi dari balok ini terdiri dari:
1. Permukaan depan. Permukaan depan seperti ini biasanya digambarkan dengan titik A, B, C, dan D.
2. Permukaan belakang. Pada bagian permukaan ini akan digambarkan melalui titik E, F, G, dan H.
3. Permukaan bagian atas. Untuk sisi ini akan diwakili pada titik A, E, H, dan D.
4. Permukaan bagian bawah. Bagian sisi ini akan diberikan melalui titik B, F, G dan C.
5. Permukaan pada bagian ujung kiri gambar. Untuk sisi persegi pada bagian kiri akan diberikan melalui A, B, F, dan E.
6. Permukaan pada bagian ujung kanan gambar. Titik pada sisi ini digambarkan melalui D, C, G, dan H.

Lihat juga : Penjelasan Rumus Kubus

Rumus Volume, Luas dan Keliling Balok

Rumus balok berdasarkan perhitungan matematika terdiri dari perhitungan untuk volume, luas dan mencari dari keliling dari balok. Perhitungan ini melibatkan seluruh bagian sisi dan rusuk penyangga yang merupakan bagian dari tinggi balok. Rumus volume, luas dan keliling balok yang didapat dari bangun ruang ini meliputi:

1. Rumus volume balok
Untuk mencari volume balok akan melibatkan ketiga sisi balok. Rumus ini melibatkan panjang (p), lebar (l), dan tinggi (t). Sehingga rumus yang diterapkan untuk mencari volume dari balok ini adalah V = p.l.t

2. Rumus Luas balok
Untuk mencari perhitungan dari luas balok dengan melakukan penjumlahan dari seluruh sisi permukaan. Luas ini akan melibatkan 2 sisi dari panjang (p), lebar (l), dan tinggi (t). Sehingga rumus luas balok adalah L = 2 ( p.l + p.t + l.t )

3. Rumus keliling balok
Untuk mencari keliling balok akan melibatkan jumlah seluruh rusuk dari bangun ruang ini. Balok ini memiliki jumlah 4 rusuk. Sehingga rumus dari keliling balok adalah K =  4 (p+l+t)

Contoh Soal Rumus Balok

Rumus dari bangun ini akan diaplikasikan melalui contoh soal rumus balok.

Contoh soal yang digunakan:
Sebuah balok memiliki rincian ukuran yang terdiri dari panjang 600 cm, lebar 6 cm dan tinggi 10 centimeter. Hitunglah luas balok dengan menggunakan rumus yang telah ditetapkan.

Jawaban:
Rumus luas balok adalah L = 2 ( p.l + p.t + l.t ). Sehingga,
L = 2 (600.6 + 600.10 + 6.10)
L = 2 (3600 + 6000 + 60)
L = 2 (9660)
L = 19.320 cm²
Read More

Jumat, 16 Desember 2016

Unknown

Penjelasan Rumus Kerucut dan Contoh Soalnya

Penjelasan tentang rumus kerucut dan contoh soal - Pada pelajaran matematika SD terdapat penjelasan tentang rumus kerucut. Namun, kita akan mengenal terlebih dahulu tentang kerucut dalam matematika. Kerucut adalah bangun limas yang memiliki alas berbentuk lingkaran. Kerucut memiliki sisi tegak yang melengkung karena dipengaruhi terhadap alas lingkaran. Terdapat perhitungan dari bangun matematika ini yang dipengaruhi terhadap luas alas, luas permukaan hingga volume. Mungkin anda tertarik membaca penjelasan rumus Bola.

Penjelasan Rumus Kerucut dan Contoh Soalnya
http://www.basic-mathematics.com/

Luas alas pada kerucut juga sering digunakan untuk menghitung luas permukaan pada bangun ruang sepertiini. Sehingga, saat mencari volume dan luas permukaan bangun matematika ini, terlebih dahulu harus mencari luas lingkaran. Bangun matematika ini juga memiliki bentuk geometri yang bisa kita temui dimana saja. Kerucut juga memiliki perhitungan volume yang dilakukan untuk mendapatkan nilai atau jumlah banyak dari benca cair, padat hingga gas yang bisa dimasukkan ke bagian dalam.

Ciri-ciri kerucut yang bisa kita dapatkan adalah:

1. Kerucut memiliki dua sisi yang terdiri dari bidang lengkung yang juga sering disebut sebagai selimut kerucut. Sisi lainnya adalah alas kerucut yang berbentuk lingkaran.
2. Kerucut memiliki satu rusuk tegak lurus yang diambil dari titik pusat lingkaran hingga ujung dari bidang lengkung.

Rumus Volume, Luas dan Keliling Kerucut

Untuk menghitung rumus volum kerucut kita akan menggunakan rumus volume pada limas. Sehingga pada penggunaan rumus ini akan dibutuhkan luas permukaan dan tinggi dari bangun kerucut itu. Rincian dari penjelasan rumus ini adalah:
Volume kerucut = 1/3 x luas alas x tinggi.

Untuk memulai dari pencarian volume kerucut, kita harus menghitung luas alas dengan menggunakan luas lingkaran yaitu π x r2. Pada bagian rumus ini, r adalah jari-jari dari lingkaran pada permukaan kerucut dan π adalah konstanta dengan nilai 3,14 atau sering digunakan 22/7. Pada pemaparan ini, kita akan mendapatkan rumus volume kerucut adalah:
Volume Kerucut (v)= 1/3 x π x r² x t

Pada bangun matematikan ini, kita juga bisa menghitung luas permukaan. Perhitungan dari luas permukaan untuk kerucut dilakukan dengan menambahkan luas alas dari kerucut dengan luas dari sisi lengkung atau selimut kerucut. Perhitungan dimulai dengan mencari luas permukaan kerucut dengan L = π x r² ditambah dengan luas sisi lengkung kerucut yaitu L = π x r x s. Sehingga rumus dari luas permukaan kerucut adalah:
L = (π x r2) + (π x r x s)

Kerucut juga sama seperti bola karena tidak memiliki perhitungan keliling. Hal ini terjadi karena kerucut memiliki sisi lengkung yang dengan satu sisi saja. Sehingga rumus dari kerucut hanya terdiri dari perhitungan volume dan luas permukaan.

Baca juga Rumus Balok dan Contoh Soalnya.

Contoh Soal Rumus Kerucut

Kita bisa langsung menerapkan rumus kerucut melalui beberapa soal. Salah satu soal yang bisa kita gunakan seperti,
Contoh soal: “Sebuah topi ulang tahun berbentuk kerucut memiliki jari-jari 8 centimeter dan tingginya adalah 16 centimeter. Hitunglah volume dari topi ulang tahun itu dengan menggunakan rumus yang telah ditetapkan.”

Jawaban:
Untuk menghitung volume kerucut kita akan menggunakan (v)= 1/3 x π x r² x t
Data yang diperoleh adalah jari-jari (r) = 8 centimeter, tinggi (t) = 16 centimeter. Sehingga saat diberlakukan rumus menjadi:
V = 1/3 x 3,14 x 8² x 16
V = 1/3 x 200.96 x 16
V = 1/3 x 3215.16
V = 353,66 cm³

Maka, volume dari topi ulang tahun itu adalah 353,66 cm³.

Read More
Unknown

Rumus Limas Segi Empat dan Pembahasan Contoh Soal

Limas segi empat merupakan salah satu bangun ruang matematika yang melibatkan beberapa sisi berbentuk persegi dan segitiga. Bangun matematika ini memiliki bentuk fisik tiga dimensi atau 3D dengan beberapa jumlah rusuk, titik sudut hingga sisi berbeda bentuk. Limas segi empat juga hampir sama seperti bangun matematika yang memiliki perhitungan melalui rumus tertentu. Bangun matematika ini memiliki ciri yang berbeda dibandingkan dengan lainnya. Ciri-ciri fisik ini disesuaikan terhadap tampilan dari beberapa bagian. Seluruh sisi segitiga yang terdapat pada bagian limas ini memiliki ukuran yang sama. Baca juga Rumus bola dan contoh soalnya.

Untuk mendapatkan ciri-ciri dari bangun matematika ini, perhatikan juga gambar limas segi empat yang menggambarkan penempatan dari rusuk dan titik sudut. Beberapa ciri dari limas segi empat yang harus diketahui seperti:
1.       Alas dari bangun matematika ini memiliki bentuk persegi dengan ukuran yang disesuaikan.
2.       Bangun matematikan ini juga memiliki lima bidang sisi yang terdiri dari 4 bidang sisi berbentuk segitiga dan 1 bidang sisi berbentuk persegi.
3.       Hal penting yang harus diketahui adalah bangun matematika ini memiliki titik sudut yang bisa dilihat lebih jelas melalui gambar.
4.       Sama seperti bangun matematika lainnya, limas segi empat juga memiliki rusuk yang berjumlah delapan buah.
5.       Ukuran dari sisi segitiga yang tergabung dalam limas ini memiliki perhitungan yang sama.

Rumus Limas Segi Empat dan Pembahasan Contoh Soal


Rumus volume, luas dan keliling limas segi empat

Tentu saja bangun matematika ini memiliki perhitungan yang melibatkan beberapa rumus. Limas segi empat ini memiliki detail yang terdiri dari rumus untuk mencari volume dan rumus untuk menghitung luas. Namun, limas segi empat ini tidak memiliki rumus untuk mencari keliling.

Untuk mencari rumus volume dari limas segi empat ini ditentukan dengan melibatkan luas alas dan tinggi dari bangun matematika. Rumus volume limas segi empat ini adalah 1/3 x luas alas x tinggi. Namun, untuk memudahkan perhitungan, rumus ini juga memiliki turunan. Rumus volume turunan dari limas segi empat adalah 1/3 x panjang x lebar x tinggi. Perhitungan ini akan lebih memudahkan untuk mendapatkan hasil yang dicari.

Untuk mencari rumus luas dari limas segi empat ini akan melibatkan luas alas dari persegi dan luas alas yang dimiliki segitiga itu. Untuk mencari luas alas dari bangun matematika ini menggunakan rumus sisi x sisi. Sedangkan untuk mencari luas sisi dari bagian segitiga menggunakan 4 x (1/2 x alas x tinggi). Dari turunan ini, maka rumus luas dari limas segi empat adalah Luas Alas + (4 x luas sisi tegak segitiga).

Rumus volume dan luas dari limas segi empat ini bisa digunakan pada beberapa soal yang diketahui ukuran sisi persegi dan bagian sisi tegak segitiga.

Contoh Soal Rumus Limas segi empat

Untuk memudahkan pemahaman tentang rumus yang diterapkan pada limas segi empat, coba gunakan pada soal dengan rincian keterangan yang diberikan. Contoh soal untuk mencari volume limas segi empat seperti ini:

Sebuah bangun matematika yang berbentuk limas dengan rincian alas persegi memiliki ukuran sisi 15 centimeter. Tinggi dari sisi bangun matematika ini adalah 30 centimeter. Hitunglah volume limas segi empat dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan.

Jawaban:
Pada soal ini telah diketahui beberapa rincian yang terdiri dari:
Sisi alas = 15 centimeter
Tinggi sisi dari limas = 30 centimeter

Sehingga rumus yang digunakan adalah 1/3 x luas alas x tinggi = 1/3 x 15 x 15 x 30 = 2250 cm3
Jadi, volume dari limas segi empat ini adalah 2250 cm3.
Read More

Selasa, 13 Desember 2016

Unknown

Penjelasan Rumus Bola Lengkap dan Contoh Soalnya

Ini dia rumus bola dan contoh soal - Bola merupakan bagian dari salah satu bangun ruang dengan bentuk tiga dimensi. Bola dibentuk oleh jumlah lingkaran yang tak terhingga dengan jari-jari yang berpusat di satu titik. Jari-jari pada bagian ini memiliki ukuran yang sama panjang. Bola hanya memiliki satu sisi karena berbentuk tiga dimensi. Bola juga disebut sebagai ruang bidang yang memiliki sisi lengkung dan dibatasi oleh sisi lengkung lainnya. Meskipun hanya terdiri dari satu sisi, namun bola juga memiliki jari-jari yang dihitung dari titik pusat bola. Jari-jari ini juga akan memudahkan perhitungan volume dan luas permukaan.

Penjelasan Rumus Bola Lengkap dan Contoh Soalnya
clipartkid.com


Sebagai salah satu bagian dari bangun ruang, bola juga memiliki beberapa ciri yang harus diketahui. Ciri-ciri dari bola ini terdiri dari:

1. Bola hanya memiliki satu sisi pada seluruh bagian dengan gabungan dari setengah lingkaran yang membentuk sudut 360 derajat.
2. Sisi pada bagian ruang bidang ini juga sering disebut dengan dinding bola.
3. Jari-jari yang dimiliki bola ini merupakan jarak titik pusat bola ke bagian dinding.
4. Berbeda dengan lainnya, sebagai bagian dari bangun matematika bola tidak memiliki jumlah sudut dan rusuk.

Untuk mendapatkan rincian penjelasan yang lebih baik, anda bisa melihat langsung gambar bola lengkap dengan keterangan penempatan titik dari jari-jari. Bola juga memiliki beberapa rumus untuk menghitung volume dan luas permukaan dari bola. Masing-masing dari rumus ini akan berkaitan dengan jari-jari bola.

Baca juga penjelasan rumus Kubus dan Balok

Rumus Volume, Luas dan Keliling Bola

Beberapa rumus yang dimiliki Bola terdiri dari volume dan luas permukaan. Tentu saja perhitungan dari rumus ini akan berbeda dan disesuaikan dengan ukuran jari-jari. Rumus yang dimiliki bola ini terdiri dari:

1. Rumus volume Bola
Untuk menghitung volume bola akan melibatkan jari-jari dan perhitungan π. Pada rumus ini, π = 3,14 atau 22/7. Sehingga anda akan mendapatkan rumus volume bola yaitu V = 4/3 x π x r³.
Keterangan:
V : Volume
π : 3,14 atau 22/7
r : jari-jari bola

2. Rumus luas permukaan bola
Untuk menghitung luas permukaan bola akan disesuaikan dengan π dan jari-jari bola. Sehingga perhitungan untuk luas permukaan bola adalah L = 4 x π x r².
Keterangan:
L : Luas permukaan bola
π : 3,14 atau 22/7
r : jari-jari bola

Bentuk tiga dimensi yang dimiliki bola akan mempengaruhi rumus seperti pada bidang ruang lainnya. Pada bola tidak memiliki rumus keliling bola karena memiliki jumlah lingkaran yang tidak terhingga. Selain itu, pusat titik dari bola ini adalah juga mempengaruhi jumlah jari-jari.

Contoh Soal Rumus Bola

Untuk menerapkan rumus bola itu, sebaiknya perhatikan salah satu contoh soal ini.
“Terdapat sebuah ruang bidang Bola yang memiliki jari-jari 10 cm. Hitunglah jumlah volume bola dengan menggunakan rumus yang telah ditetapkan.”

Jawaban:
Untuk mendapatkan perhitungan jumlah volume pada bola ini, sebaiknya gunakan V = 4/3 x π x r³. Ukuran jari-jari juga sudah didapatkan yaitu 10 centimeter. Sehingga seluruh keterangan itu akan disesuaikan dengan rumus, menjadi:
V = 4/3 x 3,14 x 103
V = 4/3 x 3,14 x 1000
V = 4/3 x 3140
V = 4186,66

Jadi volume bola itu adalah 4186,66 cm3. Hal penting yang harus diingat adalah perhitungan volume bangun ruang akan menerapkan dua angka di belakang koma.

Read More

Kamis, 08 Desember 2016

Unknown

Penjelasan Rumus Volume dan Luas Balok dan Contoh Soal

Penjelasan rumus balok dan contoh soal - Macam-macam bangun ruang Geometri terdiri dari kubus, balok, prisma segitiga, limas, tabung, kerucut, dan bola. Masing-masing dari bangun ruang ini memiliki perhitungan sendiri. Salah satu bangun ruang yang akan dibahas adalah balok. Bangun ruang ini memiliki bentuk persegi panjang. Namun, pada kedua ujung dari bangun ruang ini berbentuk persegi. Balok sendiri memiliki beberapa sisi yang berukuran sama. Jumlah sisi yang dimiliki balok terdiri dari 2 sisi bagian depan dan belakang, 2 sisi pada bagian atas dan bawah, dan 2 sisi pada ujung kiri dan kanan yang berbentuk persegi. Untuk memudahkan pemahaman tentang sisi dari balok ini, anda bisa memperhatikan gambar bangun ruang ini yang terdiri dari beberapa titik.

Gambar Balok


Pada gambar balok yang biasanya diberikan terdiri dari beberapa titik seperti A, B, C, D, E, F, G, H. Untuk memudahkan pemahaman dari titik ini, gambar dari balok ini akan memiliki bayangan berupa garis putus-putus untuk memudahkan bagian dari depan dan bagian sisis. Seluruh titik yang mewakili bagian dari balok ini akan membentuk sisi yang memiliki perhitungan dan ukuran sama. Balok ini memiliki 4 sisi persegi panjang dan 2 sisi persegi. Bagian sisi dari balok ini terdiri dari:

1. Permukaan depan. Permukaan depan seperti ini biasanya digambarkan dengan titik A, B, C, dan D.
2. Permukaan belakang. Pada bagian permukaan ini akan digambarkan melalui titik E, F, G, dan H.
3. Permukaan bagian atas. Untuk sisi ini akan diwakili pada titik A, E, H, dan D.
4. Permukaan bagian bawah. Bagian sisi ini akan diberikan melalui titik B, F, G dan C.
5. Permukaan pada bagian ujung kiri gambar. Untuk sisi persegi pada bagian kiri akan diberikan melalui A, B, F, dan E.
6. Permukaan pada bagian ujung kanan gambar. Titik pada sisi ini digambarkan melalui D, C, G, dan H.

Rumus Volume, Luas dan Keliling Balok

Rumus balok berdasarkan perhitungan matematika terdiri dari perhitungan untuk volume, luas dan mencari dari keliling dari balok. Perhitungan ini melibatkan seluruh bagian sisi dan rusuk penyangga yang merupakan bagian dari tinggi balok. Rumus volume, luas dan keliling balok yang didapat dari bangun ruang ini meliputi:

1. Rumus volume balok
Untuk mencari volume balok akan melibatkan ketiga sisi balok. Rumus ini melibatkan panjang (p), lebar (l), dan tinggi (t). Sehingga rumus yang diterapkan untuk mencari volume dari balok ini adalah V = p.l.t

2. Rumus Luas balok
Untuk mencari perhitungan dari luas balok dengan melakukan penjumlahan dari seluruh sisi permukaan. Luas ini akan melibatkan 2 sisi dari panjang (p), lebar (l), dan tinggi (t). Sehingga rumus luas balok adalah L = 2 ( p.l + p.t + l.t )

3. Rumus keliling balok
Untuk mencari keliling balok akan melibatkan jumlah seluruh rusuk dari bangun ruang ini. Balok ini memiliki jumlah 4 rusuk. Sehingga rumus dari keliling balok adalah K =  4 (p+l+t)

Contoh Soal Rumus Balok

Rumus dari bangun ini akan diaplikasikan melalui contoh soal rumus balok.

Contoh soal yang digunakan:
Sebuah balok memiliki rincian ukuran yang terdiri dari panjang 600 cm, lebar 6 cm dan tinggi 10 centimeter. Hitunglah luas balok dengan menggunakan rumus yang telah ditetapkan.

Jawaban:
Rumus luas balok adalah L = 2 ( p.l + p.t + l.t ). Sehingga,
L = 2 (600.6 + 600.10 + 6.10)
L = 2 (3600 + 6000 + 60)
L = 2 (9660)
L = 19.320 cm²

Kuismatematika.info akan terus mengupdate artikel seputar rumus-rumus Matematika dan contoh-contoh soal Matematika untuk menjadi referensi guru dan pelajar yang ada di Sekolah.

Read More

Selasa, 06 Desember 2016

Unknown

Penjelasan dan contoh soal tentang Rumus Kubus

Pengertian bangun ruang yaitu bangun dari matematika yang memiliki isi atau sering disebut dengan volume. Beberapa jenis bangun ruang yang dikenal oleh banyak orang seperti kubus, bola, tabung, dan lainnya. Masing-masing dari jenis bangun ruang ini memiliki sifat dan rumus yang harus kamu ketahui. Salah satu yang akan kita bahas adalah tentang bangun ruang Kubus.



Kubus yang merupakan bagian bangun ruang dengan penampilan tiga dimensi. Bangun ruang pada kubus ini dibatasi oleh 6 sisi yang memiliki ukuran sama berbentuk bujur sangkar. Banyak juga pengertian lain yang mengungkapkan bahwa kubus sebagai segi enam beraturan. Sebagai bangun ruang dari matematika, kubus juga memiliki beberapa sifat yang harus kamu ketahui. Beberapa sifat fisik dari bangun ruang ini adalah:

  • Kubus memiliki enam sisi yang memiliki bentuk persegi. Masing-masing sisi ini berukuran sama luas.
  • Kubus juga memiliki dua belas rusuk atau gari tepi sisi dengan ukuran yang sama panjang.
  • Kubus memiliki delapan titik sudut yang menjadi penyati pada seluruh rusuk.
  • Kubus memiliki empat diagonal ruang yang menghubungkan satu titik dengan lainnya.
  • Kubus memiliki dua belas bidang diagonal yang terintegrasi satu dengan lainnya.

Seluruh bagian dari sifat fisik ini bisa diterapkan pada gambar kubus dengan ukuran yang cukup besar. Sebaiknya gambar ini memiliki sisi yang berbeda warna dan masing-masing titik sudut memiliki penomoran melalui huruf.

Rumus Volum, Luas dan Keliling Kubus

Kubus yang menjadi bagian penting dari bangun ruang di matematika memiliki beberapa rumus yang harus kamu ketahui. Beberapa rumus penting ini terdiri dari rumus Volum, Luas dan Keliling.

Volume Kubus
Untuk mengetahui rumus volum akan melibatkan sisi panjang, tinggi dan lebar dari bagian kubus. Inti dari volume ini adalah untuk mendapatkan perhitungan isi dari sebuah kubus. Perhitungan volume ini akan melibatkan seluruh sisi yang memiliki ukuran sama. Sehingga menjadi:

Volume Kubus = S x S x S = S³

Luas Kubus
Luas kubus merupakan perhitungan jumlah dari luas bagian permukaan kubus. Bangun ruang ini memiliki 6 sisi dengan ukuran yang sama. Perhitungan luas ini akan diterapkan menjadi:

Luas Kubus = S x S = S³

Keliling Kubus
Untuk mencari perhitungan ukuran keliling kubus akan melibatkan seluruh jumlah rusuk yang terdapat pada kubus. Perhitungan ini akan menjadi:

Keliling Kubus = 12 x S

Contoh Soal Rumus Kubus

Untuk memberikan pemahaman yang lebih rinci, berikut ini ada beberapa contoh soal yang akan melibatkan bagian rumus pada kubus. Akan ada beberapa pilihan soal yang cukup mudah dengan perhitungan melalui rumus kubus.

Contoh soal kubus seperti:

Terdapat sebuah kubus yang memiliki volume  dengan 64cm3 (centimeter kubik). Hitunglah luas dan keliling kubus itu sesuai dengan rumus yang telah ditetapkan.

Jawaban:
Pada soal itu telah ditentukan ukuran volume dari kubus yaitu 64cm3. Sekarang kamu harus mencari ukuran sisi dari kubus itu.

Volume kubus = S x S x S = 64 cm³

Ukuran sisi kubus adalah ∛64 atau akar dari 64. Hasilnya adalah 4.
Jadi, ukuran sisi kubus ini adalah 4.

Untuk mencari luas kubus gunakan rumus S x S = S².
Jadi: 4 x 4 = 16. Ukuran luas dari kubus ini adalah 16

Untuk mencari keliling kubus ini gunakan rumus 12 x S
Jadi: 12 x 4 = 48. Ukuran keliling pada kubus ini adalah 48.

Di update berikutnya, kuismatematika.info akan tuliskan penjelasan rumus balok dan contoh soalnya.
Read More

Selasa, 29 November 2016

Unknown

Macam-macam Bentuk Geometri dalam Kehidupan Sehari-hari

Geometri adalah sebutan bagi subjek yang luas digunakan cukup sering dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini adalah salahsatu cabang matematika yang berhubungan dengan bentuk dan permasalahan yang terkait dengan berbagai bentuk. Kita dapat mendefinisikan bentuk seperti garis atau batas eksternal dari beberapa objek atau permukaan. Bentuk yang dapat memenuhi kondisi geometris tertentu dikenal sebagai bentuk geometris.

Jika beberapa objek memenuhi persyaratan bentuk geometris yang tepat atau mendekati bentuk geometris, maka objek dikatakan memiliki bentuk tertentu. Misalnya, bentuk buku adalah persegi panjang, tutup lubang berbentuk lingkaran, topi ulang tahun memiliki bentuk seperti kerucut.

Definisi bentuk Geometris

Sebuah bentuk geometris didefinisikan sebagai informasi geometris yang masih tetap ada bahkan dalam skala, orientasi, lokasi dan refleksi dari objek geometris tertentu. Kita dapat mengatakan bahwa jika kita memindahkan bentuk, memperbesar, mencerminkan atau memutar itu.

Bentuk-bentuk geometris (umumnya terlihat dalam kehidupan sehari-hari) dari dua jenis, yaitu dua dimensi dan tiga dimensi. Umumnya bentuk geometris dua dimensi yang diwakili oleh garis yang menghubungkan himpunan antar titik yang disebut simpul. Ini dikenal sebagai poligon, termasuk segitiga, segiempat dll. Beberapa bentuk dua dimensi yang dibentuk oleh kurva, misalnya lingkaran dan elips.

Sebagian besar bentuk geometris tiga dimensi diwakili oleh garis yang menghubungkan satu set poin serta dua permukaan dimensi yang berisi garis-garis. Misalnya kubus, limas, dll. Beberapa bentuk tiga dimensi yang dibentuk oleh permukaan melengkung, seperti bola dan tabung.

Ada bentuk yang memiliki lebih dari dua atau tiga dimensi, yang disebut bentuk multi-dimensi.

Geometri Bentuk pola

Pola dikatakan memiliki desain keteraturan diskriminan tertentu. Pola geometris alami misalnya gelombang, retak, spiral, busa, dll. Sebenarnya, ada struktur matematis yang mendasari dari masing-masing pola geometris.

Macam-macam Geometri dua dimensi (bangun datar)

1. Line (garis lurus)
2. Curve (Kurva)
3. Circle (Lingkaran)
4. Arc (setengah lingkaran)
5. Triangle (segi tiga)
6. Quadrilateral
7. Square (persegi)
8. Rectangle (persegi panjang)
9. Rhombus
10. Parallelogram (jajaran genjang)
11. Trapesium
12. Polygon (segi lima)

Sementara itu masih ada bentuk bangun datar lain macam segi enam, segi tujuh dan segi delapan.

Macam-macam geometri tiga dimensi (bangun ruang)

1. Cube (kubus)
2. Cuboid (balok)
3. Cylinder (tabung)
4. Cone (kerucut)
5. Sphere (bola)
6. Pyramid (limas segi empat)
7. Prism (prisma)

Kurva
Kurva

Line (garis)

Lingkaran

Persegi panjang

Persegi (bujur sangkar)

Rhombus

Segi empat sembarang

Segi lima

Segi tiga

Busur

Trapesium
Balok

Kerucut

Kubus

Limas segi empat

Prisma segi tiga

Tabung


Untuk penjelasan rumus hitung dari masing-masing bentuk bangun datar dan bangun ruang diatas, akan kami ulas di artikel-artikel selanjutnya.
Read More